Home About Us Our Dogs General Photo Gallery Guestbook Contact Us
Minggu, 19 November 2017  
 :: General ::
01. PERKIN / The All Indonesian Kennel Club
03. ARTIKEL / Articles
04. PELATIHAN / PAM. ASIA & EROPAH / Training & Show In Asia & Uerope
05. BERITA KENNEL / Kennel News
06. PENGETAHUAN / Knowledge
07. PENYAKIT PADA ANJING / Dog Diseases
08. ROTTWEILER KAMI / Our Rottweiler
09. DIJUAL / For Sale
10. PRANALA / Links
11. SILSILAH / Pedigrees

 :: Artikel Terakhir ::
PERUBAHAN NO. TELP.
19 Pebruari 2016 - 18:14
Selamat Memasuki Tahun 2016
01 Januari 2016 - 06:06
PENGERTIAN BERORGANISASI DAN TUGAS MASING-MASING BIRO.
18 Oktober 2015 - 17:45
PERATURAN PEMBIAKAN DAN PENGELUARAN SILSILAH PERKIN
16 Juli 2015 - 22:22
DESIGN KANDANG & PERALATAN BANTUAN
16 Juli 2015 - 08:29
Arsip

 :: Rottweiler Tersedia ::
 

 :: Statistik Pengunjung ::
Hit Hari Ini:2.063
Hari Ini:202
Sedang Online:1
Total:1.161.574
Sejak 2006-05-05
Pengunjung Hari Ini
Terbanyak:1.979
22 September 2015
Online Terbanyak:205
30 November 2015 - 22:21
Hit Terbanyak:17.480
20 Januari 2014

AnjingKita.Com

 :: General ::
 

Beranda : 01. PERKIN / The All Indonesian Kennel Club

23 Maret 2014 - 21:42
PENGERTIAN PERKUMPULAN ATAU HIMPUNAN DENGAN YAYASAN ATAU ORGANISASI

PERKIN = Perkumpulan atau Perhimpunan tetapi bukan Paguyuban.

Beda dengan Yayasan atau Organisasi yang memiliki Badan Hukum.Perkumpulan / perhimpunan ialah yang lazim dalam bahasa Belanda disebut vereniging (sebagai lawan kata dari maatschap atau vennootschap) seperti yang diatur dalam :

KUH Perdata Buku III Bab IX; Stb 1970-64; dan Stb 1939-570, adalah perkumpulan yang tidak termasuk dalam hukum dagang.

Baik yang berbadan hukum maupun tidak berbadan hukum. Adapun tentang Yayasan tidak termasuk dalam pengertian perkumpulan dalam arti sempit ini yang diatur secara khusus menurut Undang-undang Nomor 16 Tahun 2001 dan UU Nomor 28 Tahun 2004.

Stichting atau yayasan adalah suatu badan hukum yang berbeda dengan badan hukum perkumpulan ataupun perseroan, oleh karena berkaitan dengan sejumlah kekayaan (asset) yang harus diurus dan digunakan (bagaimana mengurus harta/budel), yang tidak bertujuan untuk membagikan kekayaan dan atau penghasilan kepada pendiri atau pengurusnya dan orang-orang lain.

Adapun tentang Perkumpulan (usaha dagang) merupakan pengertian yang luas meliputi semua persekutuan, koperasi dan perkumpulan saling menanggung, yang meliputi perkumpulan saling menanggung, yang meliputi perkumpulan berbadan hukum dan yang tidak berbadan hukum.

Adapun dalam perkumpulan / perhimpunan memiliki anggota yang meliputi
beberapa orang yang hendak mencapai suatu kehendak / tujuan dan bidang non ekonomis (tidak untuk mencari keuntungan) bersepakat untuk mengadakan suatu kerja sama yang bentuk dan caranya diletakan dalam apa yang dinamakan Anggaran Dasar atau Reglemen atau Statuten. Sifat perkumpulan adalah perjanjian yang dituangkan dalam akta pendirian.

Istilah yang sering dijumpai yaitu : Verein (Jerman), Association (Ingris), Union (Prancis), adapun dalam bahasa indonesia, yaitu : Perkumpulan, Perhimpunan, Lembaga, Paguyuban, Perikatan, Ikatan, Persatuan, Kesatuan, Serikat, dan lain-lain.

Tujuan Perkumpulan ini adalah non-ekonomis dan diatur dalam peraturan Perundang-undangan, yaitu :

  1. KUH Perdata Buku III Bab IX, berjudul Van Zedelijke Lichamen (Perkumpulan), Pasal 1653 s/d 1655, yang kemudian ditambah dengan Pasal 1656 s/d 1665;
  2. Stb 1870-64 tentang Badan Hukum bagi Perkumpulan (Rechtspersoonlijkeheid van Verenigingen);
  3. Stb 1939-570 bsd 717 tentang Perkumpulan Indonesia (Inlandsche Vereniging).

Kedudukan badan hukum dari perkumpulan menurut Stb 1870-64 itu diperoleh sesudah ada pengakuan (pengesahan) dari Menteri Kehakiman (sekarang Menteri Hukum dan HAM).
Pasal 1 berbunyi : "Tiada suatu perkumpulan orang-orang apa pun juga dapat bertindak sebagai badan hukum, selain dari yang didirikan menurut peraturan umum (algemene verordening) dan itu pun jika sudah diakui oleh Gubernur Jenderal (sekarang Menteri Hukum dan HAM), atau oleh pejabat yang ditunjuk.

Dalam rangka pembinaan dan pengawasan maka setiap perkumpulan didaftar pada Kementerian Dalam Negeri.

Staatsblad 1933 – 84 Pasal 11 point 8 :

”Perkumpulan yang tidak didirikan sebagai badan hukum menurut peraturan umum tidak dapat melakukan tindakan-tindakan perdata”.
Berdasarkan pembahasan di atas, maka jelas perbedaan antara Perkumpulan dalam arti sempit dengan Perkumpulan dalam artin luas, serta perbedaannya dengan Yayasan (Stichting)

 
Kirim ke teman | Versi cetak | (View: 4030 | Refer: 3 | Print: 568)

 

Sebelumnya:

MUNAS (MUSYAWARAH NASIONAL) KE XI PERKIN.
27 Maret 2011 - 18:23
PEDOMAN PEMBIAKAN DAN PEMBUATAN SILSILAH
08 Juli 2009 - 07:45
PERATURAN PEMERINTAH TENTANG IMPORT BINATANG PELIHARAAN KE INDONESIA (16.09.2007).
05 Juli 2009 - 22:51
PERATURAN AGILITY & KARYA GUNA FCI
05 Juli 2009 - 22:32
BUKU PANDUAN UNTUK UJIAN INTERNATIONAL ANJING PEKERJA & PELACAK DARI FCI
05 Juli 2009 - 22:29

Selanjutnya:

PENGERTIAN BERORGANISASI DAN TUGAS MASING-MASING BIRO.
18 Oktober 2015 - 03:45
MUNAS (MUSYAWARAH NASIONAL) PERKIN KE XII. 3-4 MEI 2014
21 Mei 2014 - 22:40
 

Kembali ke atas

Home • About Us • Our Dogs • General • Photo Gallery • Guestbook • Contact Us

© Von White Sand Amour 2006-2017